JAKARTA – Indonesia dan India secara resmi sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral ke tingkat kemitraan strategis komprehensif. Kesepakatan ini dirumuskan dalam pernyataan bersama setelah Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Jakarta pada 6 hingga 8 Juli 2026. Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk mengukuhkan posisi kedua negara dalam menghadapi dinamika geopolitik dan ekonomi global yang semakin menantang.
Pernyataan bersama yang diterbitkan oleh Kantor Perdana Menteri India menyoroti komitmen kedua pemimpin untuk memperdalam kolaborasi di berbagai sektor utama, mulai dari stabilitas politik, penguatan sektor pertahanan, akselerasi ekonomi, hingga pertukaran teknologi canggih. Kunjungan ini merupakan respons langsung atas undangan Presiden Prabowo Subianto sekaligus menjadi tindak lanjut dari kunjungan kenegaraan Presiden ke India pada awal 2025. Kedua pihak menilai bahwa kesinambungan dialog tingkat tinggi ini sangat esensial bagi pembangunan masa depan kawasan yang lebih stabil dan sejahtera.
Selama kunjungan tersebut, PM Modi disambut dengan upacara kenegaraan penuh di Istana Merdeka sebelum melangsungkan diskusi intensif dengan Presiden Prabowo, baik dalam sesi tertutup maupun melalui pertemuan delegasi resmi. Diskusi tersebut mencakup pandangan visioner kedua pemimpin mengenai masa depan kemitraan yang saling menguntungkan. Jamuan makan malam kenegaraan yang diselenggarakan Presiden Prabowo bagi PM Modi pun menjadi simbol kehangatan persahabatan serta kepercayaan antara kedua bangsa.
Fokus utama dari kemitraan strategis ini diarahkan pada integrasi kepentingan ekonomi yang lebih dalam, yang diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang investasi dan perdagangan. Selain itu, kerja sama di bidang pertahanan dipandang sebagai pilar penting untuk menjaga keamanan regional. Melalui komitmen ini, Indonesia dan India menegaskan tekad bersama untuk terus menjadi motor penggerak stabilitas serta kemajuan di Asia, dengan mengedepankan nilai-nilai kolaborasi yang konstruktif bagi kesejahteraan rakyat di kedua negara.
