IKN – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melakukan kunjungan perdana ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, sebagai kepala negara. Presiden mendarat di lapangan Istana Negara IKN menggunakan helikopter pada Senin (12/1/2026) pukul 17.46 WIB. Kedatangan ini dilakukan sesaat setelah Presiden menyelesaikan agenda penting di Balikpapan.
Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo langsung disambut hangat oleh sejumlah pejabat tinggi negara. Berdasarkan pantauan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, tampak Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyambut langsung kepulangan Presiden di tanah air Nusantara. Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya yang telah tiba lebih dulu juga tampak berada di barisan penyambutan.
Dalam kunjungan kerja ini, Presiden didampingi oleh sejumlah menteri kabinet strategis. Di antaranya adalah Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Kepala Badan Komunikasi Kepresidenan Angga Raka Prabowo. Rombongan presiden kemudian bergerak menuju kendaraan yang telah disiapkan untuk meninjau progres pembangunan di kawasan inti pemerintahan.
Sebelum bertolak ke IKN, Presiden Prabowo terlebih dahulu meresmikan kilang minyak terbesar di Indonesia yang berlokasi di Balikpapan. Presiden menyampaikan rasa bangganya atas pengoperasian kilang tersebut yang dinilai sebagai pencapaian vital bagi ketahanan energi nasional. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak demi kemajuan bangsa.
“Saya menyambut bahagia dan bangga atas yang kita hasilkan hari ini. Ini prestasi penting bagi negara dan bangsa,” ujar Presiden Prabowo saat berada di Balikpapan. Peresmian kilang minyak ini menjadi pembuka rangkaian agenda kerja Presiden Prabowo di wilayah Kalimantan Timur di awal tahun 2026 ini.
Kunjungan perdana Presiden ke IKN ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam melanjutkan pembangunan ibu kota baru. Dengan kehadiran jajaran menteri inti, agenda ini diharapkan dapat mempercepat koordinasi antarlembaga dalam mewujudkan pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
