No Result
View All Result
Senin, Agustus 3, 2026
  • Login
  • BERANDA
  • ISTANA
  • LEMBAGA TINGGI
  • JAGA INDONESIA
  • KEMENTERIAN
No Result
View All Result

Ridwan Kamil Klaim Kesembuhan Pasien COVID-19 di Jabar Capai 84 Persen

by admin
17 Maret 2021
in kemkes.go.id
2 0
0
Ridwan Kamil Klaim Kesembuhan Pasien COVID-19 di Jabar Capai 84 Persen

Purwakarta, detik.com – Pandemi virus Corona di Indonesia masih belum berakhir. Pemerintah terus berupaya melakukan langkah antisipasi penyebaran dan melawan virus tersebut. Mulai dari memberlakukan PSBB, AKB hingga PPKM. Selain itu kedisplinan 5M secara massif dilakukan pemerintah kepada masyarakat.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan angka kesembuhan pasien terkonfimasi positif COVID-19 di wilayah Jawa Barat cukup tinggi. Hal tersebut dilihat dari keterisian rumah sakit yang kini turun menjadi 58 persen

“Tingkat kesembuhan 84 persen jadi Covid ini lebih banyak sembuhnya, yang meninggal 1,2 persen, artinya 88 persen itu sembuh dan sedang perawatan menuju sembuh artinya jangan khawatir tapi tetap laksanakan 5M, (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan mengurangi pergerakan),” ucap Ridwan Kamil usai melakukan peletakan batu pertama perumahan subsidi untuk tenaga pendidikan di Purwakarta, Rabu (17/02/2021).

Pria yang akrab disapa Kang Emil menyebut meningkatnya angka kesembuhan itu setelah penerapan PPKM dan penambahan sejumlah rumah sakit darurat di wilayahnya. Di samping itu, ketegasan para pemimpin di wilayah menjadi penentu keberhasilan ini.

“Kedisiplinan pakai masker se-Jawa barat di angka 80 persen, mudah-mudahan ibu bupati tidak bosan untuk berkeliling, saya sempat momotoran kalau di kampung-kampung rada kurang, jadi mungkin perkuat lagi kedisiplinan kepala desa untuk menerapkan 5M,” katanya.

Namun orang nomor satu di Jawa barat itu mengeluhkan data yang diumumkan oleh pemerintah pusat terkait jumlah pasien terkonfimasi positif COVID-19 di Jawa Barat tidak sesuai dengan data terbaru di wilayahnya.

“Silahkan rekan-rekan wartawan kutip, Di umumkan di pusat 4.200 kasus itu 100 persen kasus lama, ada kasus barunya tapi ada kendala, jadi yang diumumkan termasuk masuk hari ini besok itu sisa-sisa yang akan disampaikan,” ungkap RK.

“Makanya dalam penentuan zonasi COVID, kita tidak lagi pakai data yang di umumkan oleh pusat. Karena itu mah udah sembuh baru terumumkan jadi susah. Ini masih kita terus perbaiki,” terangnya.

(mso/mso)

Share2Tweet1SendShareShare

Pencarian

No Result
View All Result
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Citizen Journalism

© 2020 - © Copyright humasRI Team All Rights Reserved .

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • ISTANA
  • LEMBAGA TINGGI
  • JAGA INDONESIA
  • KEMENTERIAN

© 2020 - © Copyright humasRI Team All Rights Reserved .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Exit mobile version
  • https://comp.phenikaa-uni.edu.vn/
  • https://todomemalesal.com/
  • https://rakit.banjarnegarakab.go.id/
  • https://tzuchilearning.org/
  • https://www.afpif.org/