Aktivitas di Dermaga Administratif Bakauheni pada awal Desember menunjukkan mobilitas penduduk antara Jawa dan Sumatera mulai meningkat, begitu pula sebaliknya. Ini tentu menjadi semangat baru setelah penyebaran Covid-19 melambat secara nasional.
Namun, tim Covid besutan Bakohny tak mau ketinggalan. Setiap penumpang kendaraan membutuhkan swab antigen. Tanpa terkecuali. Rabu, 1 Desember 2021, saya menyaksikan sejumlah kendaraan diminta anggota Satgas untuk keluar dari kawasan pelabuhan, karena belum memiliki dokumen negatif antigen.
Satgas Covid di Pelabuhan Merak, juga melakukan pengawasan ketat terhadap warga yang hendak menyeberang dari Merak ke Bakauheni.
Kapolda Banten, Irjen Pol. Rudy Heriyanto yang saya hubungi via WhatsApp, menyebutkan, Polda Banten telah mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk tidak mudik pada libur Natal-Tahun Baru.
“Masyarakat yang akan melintas, wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Selain itu, surat keterangan swab test antigen juga menjadi kewajiban,” ujar Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto. Di samping itu, Polda Banten juga melakukan random swab test kepada penumpang, baik yang akan berangkat ke Lampung atau yang tiba di Merak. Tujuannya untuk meyakinkan bahwa masyarakat yang beraktivitas di wilayah Banten benar-benar sudah dinyatakan bebas dari Covid-19.
Kebijakan pengawasan ketat yang diterapkan Polda Banten tersebut, mengacu kepada kebijakan pemerintah pusat melalui Inmedgari No. 62 Tahun 2021 jelang libur Natal-Tahun Baru. Dalam hal ini, Polda Banten berkomitmen untuk menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama, Salus Populi Suprema Lex Esto.
