JAKARTA – Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA Series 2026 mendapat dukungan penuh dari parlemen. Komisi X DPR RI menilai ajang ini bukan sekadar turnamen biasa. Ini adalah momentum besar bagi sepak bola Indonesia untuk naik kelas ke level internasional.
Dalam ajang yang akan digelar di Jakarta pada Maret-April 2026 ini, Indonesia akan menjamu tiga negara. Mereka adalah Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan St. Kitts and Nevis (CONCACAF). Kehadiran tim-tim dari berbagai benua ini menjadi daya tarik utama bagi publik pecinta bola tanah air.
Persiapan Matang Skuad Garuda
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa PSSI sangat mengapresiasi kepercayaan dari FIFA. Ia ingin Timnas Indonesia tidak hanya menjadi penyelenggara yang baik, tetapi juga tampil impresif di lapangan.
Erick menyebut bahwa melawan tim dengan peringkat lebih tinggi seperti Bulgaria adalah tantangan yang dibutuhkan pemain. Hal ini bertujuan untuk mengasah taktik dan mentalitas bertanding.
“Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis,” jelas Erick Thohir dikutip dari laman resmi PSSI.
Fokus pada Kualitas Permainan
Ajang ini juga menjadi pembuktian bagi pelatih baru, John Herdman. Ia memikul tanggung jawab besar untuk membangun kerangka tim yang tangguh. PSSI berharap FIFA Series ini menjadi batu loncatan sebelum turnamen kualifikasi lainnya.
“Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,” tambah Erick.
DPR RI berharap PSSI bisa menyiapkan fasilitas stadion terbaik di Jakarta agar citra Indonesia di mata FIFA tetap terjaga dengan baik.
