Kapolri Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan integrasi pendidikan dasar (Diksar) kemitraan Akademi TNI dan Akademi Kepolisian bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul untuk mewujudkan Indonesia maju yang diinginkan Presiden Joko Widodo.
Sigit mengatakan pada acara penutupan integrasi kemitraan AKABRI: “Pak Presiden selalu menyampaikan bahwa kunci utamanya adalah kita bisa bergerak menuju Indonesia yang maju, Indonesia yang unggul, dan berkembang. Tentunya harus penuh dengan SDM yang unggul.”
Sigit mengutip keterangan tertulis dari Humas Polri dan menjelaskan dalam integrasi Diksar peserta didik dan peserta didik TNI-Polri akan dikembangkan menjadi SDM yang unggul sehingga mampu menjadi profesional dan teruji Karakter serta PNS bangsa yang tangguh.
“Hal ini menuntut rekan-rekan untuk melakukan yang terbaik untuk memimpin, melaksanakan dan berlatih dalam rangka melaksanakan tugas-tugas di masa depan. Kalian adalah generasi dan calon pemimpin masa depan yang akan mengantar bangsa kita untuk masuk ke generasi Indonesia Emas Tahun 2045,” ujar Sigit.
Mantan Kabareskrim Polri ini berharap para peserta didik agar mengikuti pendidikan dengan baik untuk dijadikan bekal ke depan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
Menurut jenderal bintang empat itu, menjadi abdi negara akan menghadapi berbagai macam dinamika dalam prosesnya sehingga harus benar-benar menyerap ilmu yang diajarkan guna menjadi sosok abdi negara unggul dan berintegritas.
“Manfaatkan kesempatan yang ada untuk betul-betul menyerap ilmu dengan setinggi-tingginya, jangan sia-siakan. Karena empat tahun waktu yang lama, namun juga waktu yang singkat bagi seseorang yang ingin menyerap ilmu. Karena perjalanan orang yang terus belajar akan berproses. Jadi jangan sia-siakan waktu yang ada,” pesan Sigit.
Dalam penutupan Diksar Integrasi Akademi TNI dan Akpol ini, Kapolri hadir bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Kegiatan Diksar Integrasi Kemitraan Akademi TNI dan Akpol ini diikuti 982 taruna-taruni terdiri atas 449 Prajurit Taruna Angkatan Darat, 190 Prajurit Taruna Angkatan Laut, 140 Prajurit Taruna Angkatan Udara, dan 203 Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian.
