Puluhan polisi kota Kediri mengenakan pakaian tradisional samurai untuk mengatur lalu lintas. Ini untuk memperingati Hari Pahlawan.
Menurut AKP Pandri P Simbolon, Direktur Lalu Lintas Polres Kediri Kota, acara tersebut bertujuan untuk mengenang dan mengapresiasi perjuangan para pahlawan serta mengajak masyarakat untuk selalu mengenang perjuangan para pejuang kemerdekaan.
“Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan, kami khusus mengenakan pakaian para veteran. Karena tidak ada jasa dari para pahlawan yang gugur di hadapan kami, bagaimana bisa kita menikmati kemerdekaan seperti hari ini,” kata AKP Pandri Selasa (11/9/2021).
Pandri juga mengungkapkan bahwa saat menggunakan sepeda untuk berpatroli, anggotanya melakukan pengaturan lalu lintas di beberapa persimpangan. Pada saat yang sama, kami berterima kasih kepada pengguna jalan yang mematuhi peraturan lalu lintas dan melengkapi kendaraan mereka sesuai kebutuhan.
Pandri menyimpulkan: “Kami juga membagikan bendera merah putih untuk berterima kasih kepada pengguna jalan sebagai simbol kemerdekaan dan perjuangan para pahlawan yang telah meninggal sebelum kami.”
Aksi Polantas diapresiasi oleh para pengguna jalan yang tertarik melihat anggotanya mengenakan pakaian pejuang tua. Sebagai salah satu pengguna jalan, kata Agung.
“Ini bagus dan bisa membangkitkan simpati. Sekaligus mengingatkan orang tua kita bahwa di masa pandemi ini, perlu kita ingatkan kembali nasionalisme dan nasionalisme, karena Indonesia kuat dan bersatu karena para pejuang dan pahlawan masa lalu,” ujar Pak Harapan.
“Seorang polisi berpakaian seperti ini bisa menjadi panutan bagi generasi muda yang mendatang,” ujar Argonne yang sedang menjemput putranya dari sekolah.
