Retail
No Result
View All Result
Selasa, Juli 28, 2026
  • Login
  • BERANDA
  • ISTANA
  • LEMBAGA TINGGI
  • JAGA INDONESIA
  • KEMENTERIAN
Publikasi Pemerintah Untuk Masyarakat
No Result
View All Result

Transformasi Polisi Lalu Lintas: Dari Wajah Otoritatif ke Pendekatan Humanis

by superadmin
22 April 2026
in Beranda, Berita Nasional
1 0
0
Transformasi Polisi Lalu Lintas: Dari Wajah Otoritatif ke Pendekatan Humanis

JAKARTA — Polisi Lalu Lintas (Polantas) kini tengah mengalami perubahan paradigma yang fundamental. Wajah lama yang cenderung otoritatif kini bergeser menjadi pendekatan yang lebih humanis dalam menjalankan tugas di lapangan. Jika dahulu keberadaan Polantas identik dengan simbol kewenangan melalui peluit dan penindakan, kini mereka hadir sebagai mitra yang membangun hubungan dekat berbasis kepercayaan dengan masyarakat.

Perubahan ini krusial karena di era modern, kualitas institusi publik diukur dari manfaat nyata dan rasa aman yang dirasakan warga. Jalan raya bukan sekadar lintasan aspal, melainkan ruang sosial dengan dinamika emosional yang tinggi, di mana pendekatan humanis terbukti lebih efektif dibandingkan sekadar pendekatan komando.

YOU MAY ALSO LIKE

Presiden Prabowo Subianto Resmi Lantik Sudaryono Sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

Perkuat Program Makan Bergizi Gratis, Badan Gizi Nasional Perkenalkan Lima Pejabat Baru

Gunakan Teknologi 3D Laser Scanner, Korlantas Polri Ungkap Fakta Kecelakaan Pantura

Jelang Penertiban 2027, Korlantas Polri Kedepankan Pendekatan Humanis Edukasi ODOL

Salah satu instrumen utama transformasi ini adalah program “Polantas Menyapa”. Program ini menandai pergeseran dari tindakan menghentikan kendaraan menjadi ajakan berdialog. Di Bali, hal ini diwujudkan dengan merangkul komunitas bengkel di kawasan Besakih untuk memberikan edukasi keselamatan. Sementara di Kalimantan Selatan, kolaborasi dengan komunitas ojek online mengubah persepsi bahwa polisi adalah rekan seperjuangan para pekerja jalanan dalam menjaga keselamatan.

Konsep “Trusted Companion” atau teman seperjalanan yang dapat diandalkan kini menjadi ruh baru dalam setiap interaksi. Polisi hadir untuk membantu pengendara yang mengalami kendala teknis, memberikan arahan, hingga mengurai kemacetan dengan pendekatan yang komunikatif dan responsif.

Korlantas Polri menekankan bahwa pendekatan humanis bukan berarti melunak terhadap pelanggaran. Sebaliknya, ini adalah tentang menempatkan manusia sebagai pusat pelayanan. Ketegasan yang dibalut dengan empati jauh lebih mudah diterima dan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat secara sukarela dibandingkan rasa takut.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.H., menegaskan visi ini dengan lugas: “Kami ingin dikenal bukan karena ditakuti, tapi karena dirasakan manfaatnya.” Pernyataan ini mencerminkan orientasi baru Polri dari kekuasaan menuju pelayanan prima.

Transformasi ini bukan sekadar mengubah cara kerja di lapangan, melainkan membangun kembali fondasi kepercayaan publik terhadap negara. Dengan menjadi sahabat di jalan, Polantas sedang menanam investasi besar untuk terciptanya ketertiban lalu lintas yang lahir dari kesadaran bersama.

Tags: Keselamatan JalanKorlantasOperasi Ketupat 2026Polantas SiagaPolri Presisi
Share1Tweet1SendShareShare

Pencarian

No Result
View All Result
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Citizen Journalism

© 2020 - © Copyright humasRI Team All Rights Reserved .

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • ISTANA
  • LEMBAGA TINGGI
  • JAGA INDONESIA
  • KEMENTERIAN

© 2020 - © Copyright humasRI Team All Rights Reserved .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?